Indonesian
Sunday 22nd of October 2017
code: 81518
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesannya kepada seluruh santri yang ada di Pondok Pesantren At-Taufiqy agar tak henti-hentinya menyebar kebaikan dan nilai kesantunan. Apalagi di tengah fenomena penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong yang kini sedang merebak, peran para santri terhadap hal tersebut dinilai Presiden sangatlah penting.

“Marilah kita ajak semuanya untuk mengembangkan nilai-nilai kesantunan, nilai-nilai kesopanan, nilai-nilai budi pekerti yang baik yang saya lihat ada banyak sekali yang sudah diberikan Kyai kepada para santri,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan pimpinan dan para santri Pondok Pesantren At-Taufiqy yang berada di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jateng, Minggu (8/1) pagi.

Presiden menegaskan, nilai-nilai kesantunan itu perlu ditularkan keluar agar ajaran Nabi, akhlak yang baik, itu betul-betul bisa kita punyai dari generasi-generasi Indonesia yang akan datang.

Sebelumnya Presiden Jokowi mengapresiasi pengajaran dan aktivitas yang dilakukan di Pondok Pesantren At-Taufiqy. Selain karena suasana pondok yang sejuk dan bersih, secara khusus Presiden menyampaikan kegembiraannya setelah mendengar bahwa para santri diajarkan teknik pembuatan pupuk kompos sebagai olahan dari sampah yang ada di sekitarnya.

“Saya melihat kegiatan tadi, yang disampaikan oleh Pak Kyai, pembuatan sampah menjadi kompos. Ini juga sebuah pendidikan vokasi yang sangat baik untuk para santri,” tutur Presiden.

Kepala Negara mengaku sangat menghargai sekali apa yang sudah diberikan oleh Kyai kepada para santri yang nantinya akan memberikan generasi-generasi yang akan datang yang tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga pintar di dalam berteknologi.

Sebagaimana biasanya, dalam kesempatan tersebut Presiden meminta sejumlah santri untuk maju ke hadapannya untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan olehnya. Beberapa di antaranya pun berhasil membawa pulang sepeda sebagai pemberian Kepala Negara setelah mampu menjawab pertanyaan seputar Pancasila dan pengetahuan umum lainnya.

Mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

user comment
 

latest article

  Ratusan Muslim Syiah Nigeria Gelar Aksi Tuntut Pembebasan Syaikh Zakzaky
  Kunjungi Ponpes KHAS Kempek, Cirebon, Presiden Ingatkan Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman
  Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet
  Sekarang Saatnya Tunaikan Semua Janji
  NU Kembali Salurkan 1000 Paket Bantuan untuk Rohingya
  ISIS Klaim Pelaku Bom Bunuh DIri di Damaskus
  Arahan Dewan Syura ABI Berkaitan Dengan Penyelenggaraan Majelis Duka & Asyura Imam Husein AS 1439 H
  Tiga Pesan Ayatullah Makarim Shirazi Untuk Penyelenggara Majelis Duka Asyura
  Suasana Majelis Pembacaan Doa Nudbah di Masjid Jamkaran pada Jumat Pertama Muharram
  Muslim Syiah Sierra Leone Adakan Majelis Duka Husaini di Malam Pertama Muharram