Indonesian
Friday 26th of May 2017
code: 81671
TAWAKKAL

Tawakkal itu seasal kata dengan "wakil". Jadi bertawakkal artinya mewakilkan sesuatu kepada pihak lain. Bertawakkal kepada Allah bermakna mewakilkan beban hidup kepada Allah agar masalah yang timbul darinya tak menjadi beban di dalam jiwa. Perasaan jadi ringan. Dada jadi lapang.

Beban di jiwa mempengaruhi detak jantung. Sementara detak jantung mempengaruhi peredaran darah dan ritme biologis tubuh. Sehingga semakin berat beban di jiwa akan semakin merentankan seseorang terhadap gangguan emosi.

Orang yang paling berat beban hidupnya ialah para nabi. Karena tugas yang terpikul di pundaknya adalah menyampaikan ajaran moral, norma sosial, dan ibadah kepada manusia tanpa imbalan apapun dan dengan risiko yang amat berat: dinista, dicaci, diganggu, diancam, disiksa, diusir, bahkan dibunuh. Tetapi mereka menghadapi itu semua dengan tenang, kepala dingin, dan tetap berpikiran jernih.

Beda dengan kita. Kita perlakukan jiwa sebagai kotak serba bisa. Sehingga jarum yang patah pun tetap kita simpan rapih dalam hati. Apatah lagi jika hati yang patah. Bisnis yang gagal. Karier politik yang kandas. Pekerjaan tak jelas. Bermasalah dengan hukum.

Apa sebab? Sederhana. Nabi merendah dan merasa tak berdaya di hadapan Tuhan, sementara kita merasa hebat dan mempertuhan diri sendiri. Seakan-akan semua kebaikan berasal dari diri kita, dan semua masalah mampu kita tanggung sendiri, sehingga Tuhan tak perlu lagi kita libatkan. Atau kalau toh kita libatkan, kita melibatkan-Nya sebagai pelengkap penderita belaka. Yaitu setelah kita terdesak.

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ؕ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ؕ اِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖ ؕ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
"Dan Dia memberi rezeki (kepada orang bertakwa) dari arah yang tak disangka-sangka. Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu." (QS. 65: 3)

*Muhammad Rusli Malik (Penulis Tafsir Al-Barru)

user comment
 

latest article

  Amanat Imam Ali as untuk Malik Al-Asytar Gubernur Mesir
  Kiat Memilih Suami dalam Islam
  Falasafah Ujian Ilahi
  Tanda-Tanda Sebelum Kemunculan Imam Mahdi afs
  Ramadan dimata Rahbar
  Faedah Shalawat kepada Nabi saww dan Keluarganya as dalam Alquran
  Penjasadan Amal
  Hadits Pilihan dari Imam Hasan Al-Mujtaba as
  Amalan Nisyfu Sya’ban
  Keteladanan Rasulullah Saww dalam Alquran