Indonesian
Tuesday 21st of November 2017
code: 82013
Majelis Ulama Bahrain Keluarkan Pernyataan Keras Tolak UU Keluarga yang Disahkan Parlemen

komunitas ulama Bahrain mengeluarkan pernyataan keras menolak UU keluarga yang dikeluarkan Parlemen negara tersebut. Dalam pernyataan tertulis bertanggal 16 Juli 2017 tersebut ulama Bahrain bukan hanya menolak namun juga menuntut agar aturan keluarga yang dikeluarkan Parlemen Bahrain segera dicabut kembali. 

 

Empat ulama senior Bahrain yang bertanda tangan dalam pernyataan majelis ulama Bahrain itu masing-masing Sayid Abdullah Al-Ghuraifi, Syaikh Abdulhussein Al-Sitri, Syaikh Muhammad Saleh Al-Rabie dan Syaikh Mohammad Sanqour. 

 

Disebutkan pada 15 Juli 2017, Parlemen Bahrain mengesahkan undang-undang yang terdiri dari 141 pasal mengatur hubungan, pernikahan, perceraian dan hak asuh anak. Namun UU tersebut ditolak majelis ulama Bahrain. Alasannya, UU yang berkenaan dengan aturan fikih agama nmun tidak mendapatkan pengesahan dari majelis ulama dinyatakan tidak sah. 

 

Ulama Bahrain menilai UU keluarga tahun 2017 tersebut bertentangan dengan aturan fikih Islam.

user comment
 

latest article

  Salah Seorang Komandan Hasyd al-Syu'ba Gugur Akibat Ranjau di Kota Rawa Irak
  Ideologi Pancasila Harus Terus Disampaikan kepada Anak-Anak
  Presiden Jokowi Hadiri Gala Dinner KTT APEC
  Yang Naik kepada Allah itu Iman atau Amal Sholeh?
  Haram Imam Ridha as Sambut dan Layani 20 Ribu Peziarah Pakistan
  Helikopter Saudi Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, Sejumlah Pejabat Tewas
  Lagi, Kiai Said dan Habib Luthfi Masuk 50 Teratas Muslim Berpengaruh Sedunia
  Pasdaran Menumpas Teroris Dukungan AS
  Diterima Presiden, Pengurus Persekutuan Gereja Pentakosta Dukung Program Pemerintah
  Ratusan Muslim Syiah Nigeria Gelar Aksi Tuntut Pembebasan Syaikh Zakzaky