Indonesian
Friday 18th of August 2017
code: 82040
Haji, Peluang Terbaik untuk Umumkan Posisi terkait al-Aqsa

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai haji sebagai waktu dan tempat terbaik untuk mengumumkan posisi umat Islam terkait dengan isu Palestina, Masjid al-Aqsa dan kehadiran jahat Amerika Serikat di kawasan.

Ayatullah al-Uzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di hadapan para pejabat dan staf penanggung jawab haji tahun ini, pada Minggu (30/7). Rahbar menyebut "bara'ah dari orang-orang Musyrik" sebagai peluang untuk mengumumkan posisi tentang isu-isu yang diterima oleh umat Islam.

"Salah satu isu ini adalah masalah Masjid al-Aqsa dan al-Quds, di mana dalam beberapa hari ini semakin mengemuka dan menjadi perhatian disebabkan kelancangan, penodaan dan kejahatan rezim perampas dan jahat Zionis (Israel)," kata Ayatullah Khamenei.

Ia menegaskan, isu Palestina sama sekali tidak boleh diabaikan dan isu ini merupakan fokus utama masalah dunia Islam. "Apa ada tempat yang lebih baik daripada Baitullah Haram, Mekah, Madinah, Arafah, Mash'ar dan Mina untuk mengekspresikan keyakinan dan posisi bangsa-bangsa Muslim terkait dengan Palestina dan Masjid al-Aqsa?" ujarnya.

Rahbar lebih lanjut menilai intervensi dan kehadiran jahat AS di negara-negara Muslim dan kawasan serta penciptaan kelompok-kelompok teroris Takfiri sebagai salah satu isu penting lain, di mana bangsa-bangsa Muslim harus mengumumkan sikap mereka terkait hal itu ketika berhaji. Ayatullah Khamenei menegaskan, yang lebih jahat dari semua gerakan-gerakan teroris adalah rezim Amerika sendiri.

Menurut Rahbar, upaya bangsa-bangsa Muslim terkait dengan persatuan adalah sangat penting. "Ketika miliaran dolar dihabiskan untuk menciptakan perpecahan, konflik dan permusuhan di antara kaum Muslimin, umat Islam harus berhati-hati untuk tidak membantu pepercahan ini," imbuhnya.

Pemimpin Besar Revolusi Islam lebih lanjut menegaskan, tuntutan serius dan terus-menerus Iran adalah menjaga keamanan, kemuliaan, kesejahteraan dan kenyamanan semua jemaah haji terutama jemaah haji Republik Islam, di mana keamanan haji berada di bawah tanggung jawab negara yang menangani Haramain ash-Sharifain.

user comment
 

latest article

  Mesir Buka Perbatasan Gaza demi Muslim Palestina Bisa ke Mekkah
  2 Tentara Turki Tewas dalam Kontak Senjata dengan PKK
  Aneh Jika Umat Islam Menolak Keragaman
  Inilah Bukti Saudi Merapat ke Israel
  Militer Suriah Bebaskan al-Sukhnah dari Pendudukan Daesh
  Peringatan Al Azhar untuk Lebih Fokus pada Konspirasi Zionis
  Istri Pria yang Dibakar Massa Berharap Anaknya Bisa Belajar di Pesantren
  Kejahatan Terbaru Taliban, Bantai 60 Warga Syiah dan Culik 48 Gadis
  Majma Jahani Ahlul Bait as Kecam Kejahatan Teroris di Afghanistan
  Tentara Israel Tangkap 25 Warga Palestina di Tepi Barat