Indonesian
Thursday 18th of July 2024
0
نفر 0

Istri dan suami telah bercerai, siapakah di antara mereka yang memiliki hak perwalian atas anak-anak yang ditinggalkan?

Istri dan suami telah bercerai, siapakah di antara mereka yang memiliki hak perwalian atas anak-anak yang ditinggalkan?

Saya adalah seorang ibu yang telah bercerai dan memiliki empat orang anak yang kesemuanya berada di bawah penjagaan saya. Bagaimanakan peran benar yang harus dijalankan ayah mereka? Apakah merupakan haknya secara syar'i untuk menjaga dan memelihara anak-anaknya?
Jawaban Global
Menurut Islam, nafkah (pengeluaran dan uang belanja) seluruh anak berada di pundak seorang ayah dan hak perwalian dan pendidikan anak-anak berbeda-beda tergantung usia mereka, jenis kelamin, putra atau putri.
Imam Khomeini Rah dalam menjawab sebuah pertanyaan dalam hal ini berkata, "Hak perwalian anak laki-laki hingga dua tahun dan anak perempuan hingga tujuh tahun, berada di pundak ibu. Setelah itu, sang ibu tidak memiliki hak (perwalian) dan sang ayah dapat mengambil anak-anak. Seorang ayah dalam kondisi apa pun tidak dapat memutus nafkah anak-anak dan dengan pernikahan sang ibu di tengah masa perwalian, maka hak perwaliannya telah gugur dan sang ayah memperoleh haknya (untuk mengasuh dan mendidik si anak)."[1]
Akan tetapi pada masa-masa ini, ayah dan ibu masing-masing dapat bertemu dengan putra atau putrinya.
Ayatullah Agung Bahjat Rah dalam hal ini berujar, "Pada hari-hari perwalian, masing-masing ayah dan ibu, apabila ingin melihat anaknya atau menyampaikan sesuatu kepadanya atau menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi atau bersama mereka untuk beberapa lama, maka yang lainnya (istri atau suami) tidak dapat menghalangi satu sama lain."[2] [iQuest]

[1]. Istifta'ât Imâm Khomeini Rah, jil. 3, hal. 209; demikian juga silahkan lihat, Ajwiba al-Istifta'ât (bil Farsiyah), Pertanyaan 1504, hal. 339.
[2]. Taudhih al-Masâil (al-Muhassyâ lil Imâm al-Khomeini), jil. 2, hal. 516, Masalah 1986.


source : www.islamquest.net
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Siapa penemu ilmu tajwid?
Argumen Teologis dan Filosofis Pembuktian Eksistensi Tuhan
Apakah makna ibdâ’? Apakah ibdâ’ itu merupakan salah satu sifat Tuhan?
Apakah kalimat “Setiap Hari adalah Asyura dan Setiap Bumi adalah Karbala” itu adalah ...
Apakah yang dimaksud dengan “arsy” dan “kursi ” (berdasarkan penafsiran yang ...
Bagaimana pandangan al-Qur’an sehubungan dengan konsep yang menyatakan bahwa bumi itu ...
Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan ...
Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
Apabila para sahabat Rasulullah pasca wafatnya beliau semuanya telah murtad, lalu ...
Mengapa Imam Hasan As tidak melakukan perlawanan seperti saudaranya?

 
user comment