Indonesian
Friday 19th of April 2024
0
نفر 0

Muslim Missouri Kekurangan Imam

Muslim Missouri Kekurangan Imam

REPUBLIKA.CO.ID, COLUMBIA -- Komunitas Muslim Missouri mengeluhkan minimnya jumlah imam di wilayahnya. Padahal mereka membutuhkan sosok rujukan dalam menghadapi setiap persoalan baik terkait agama atau sosial budaya.

Sekjen Masjid Columbia, Rafa Nizam mengatakan posisi imam sangat penting dalam umat Islam. Mereka merupakan tempat bertanya, entah itu masalah keagamaan atau bukan.

"Yang lebih penting lagi, umat Islam kesulitan untuk mendalami ajaran agama tanpa kehadiran para imam," kata dia seperti dikutip Mid-Missouri Public Radio, Ahad (6/1).

Sejak tahun 2008 hingga sekarang, Islamic Center Missouri tidak memiliki imam. Yang terakhir, imam Abdullah Smith memutuskan hijrah menuju Texas. Hal serupa juga dialami Masjid Jeferson dan Masjid Rolla. 

Sejauh ini, telah banyak usaha dilakukan guna mendatangkan para imam. Namun, usaha itu belum juga membuahkan hasil. 

Said Mohammed, salah seorang warga lokal, mengatakan sebagian besar Muslim Missouri telah memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik. Itu karena sebagian besar dari mereka adalah imigran Timur Tengah. Namun, kemampuan itu bukan berarti mempermudah mereka menjadi imam. "Saya sendiri tidak bersedia menjadi imam, karena saya tidak memiliki kemampuan itu," kata dia.

Persoalan yang dihadapi Muslim Missouri sebenarnya juga dialami umat Islam AS yang tersebar di setiap penjuru wilayah negeri Paman Sam. Situasi ini memang tidak menguntungkan umat Islam, yang masih memperjuangan keberadaan mereka agar diterima masyarakat AS.

Sekjen Federasi Imam Amerika Utara (NAIF), Omar Shahin mengungkap jumlah masjid di AS saat ini mencapai 2.500 masjid. Namun, hanya 1.000 masjid yang memiliki imam. Federasi sendiri memiliki 470 anggota di AS dan Kanada. Namun, setiap pekannya federasi menerima permintaan 20 imam untuk dikirim ke setiap wilayah kedua negara tersebut.

"Masalahnya,  AS dan Kanada belum memiliki lembaga yang secara khusus memberikan pelatihan kepada para imam. Saat ini, pelatihan imam banyak dilakukan di Universitas. Namun, itu belumlah cukup mengingat cakupan kemampuan yang harus dimiliki para imam," kata dia.

Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Reporter: Agung Sasongko

source : republika.co.id
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Obat Marah: Membaca al-Quran dan Berwudhu
Bahas Masalah Kebangsaan, Presiden Jokowi Bertemu Habibie dan Try Sutrisno
Sunni-Syiah Peringati Maulid Nabi Saw di Ponpes YAPI Bangil
Cristiano Ronaldo sebut Anak-anak Aleppo Pahlawan yang Sesunguhnya
Dalam 5 Tahun, MUI Terbitkan 13.136 Sertifikat Halal
Hamas Tuduh Arab Sengaja Biarkan Masjidil Aqsa Diserang
Pelayanan Majma Jahani Ahlul Bait kepada Peziarah Arbain di Karbala
Muslim Bulgaria Kian Tertekan
Pertemuan Rahbar dengan Keluarga Syuhada Penjaga Makam Suci
Rombongan Ahlu Sunnah Iran Turut Agenda Long March Arbain ke Karbala

 
user comment