Indonesian
Tuesday 23rd of May 2017
code: 81508
Ilhan Omar, Muslimah Pertama yang menjadi Anggota Legislatif di Minnesota AS

Ilhan Omar mencatatkan namanya sebagai muslimah pertama yang menjadi anggota parlemen di di negara bagian Minnesota Amerika Serikat pasca pengambilan sumpah selasa (3/1) di gedung Parlemen Minnesota.

Ilhan Omar adalah politisi muda yang masih berusia 33 tahun berdarah Somalia. Ia menjalani sumpah jabatan dengan cara Islam, sehingga dalam pengambilan sumpah jabatan para anggota parlemen Minnesota turut disertakan satu jilid kitab Al-Qur'an.

Ilhan Omar lahir pada tahun 1982 di Somalia. Anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ayahnya seorang guru. Terjadinya perang sipil di Somalia tahun 1991 membuatnya tinggal di kamp pengungsian selama 4 tahun di Kenya. Tahun 1995 ia dan keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia terkenal cerdas dan mampu meraih prestasi di sekolahnya. Ia menyelesaikan kuliahnya di North Dakota State University dan menyandang gelar sarjana ilmu politik dan studi hubungan internasional. Selama kuliah ia aktif dalam organisasi asosiasi muslim.

Pengalamannya menjadi relawan dan aktif dibanyak organisasi dibidang pendidikan, aksi sosial, isu lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan hak-hak asasi manusia mengantarkan dia mendapatkan tawaran untuk menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat-Petani-Buruh (DFL). Pada bulan November 2016, ia memenangkan pemilu legislatif dan menjadi legislator pertama perempuan Islam di Minnesota. Ia dilantik secara resmi pada 3 Januari 2017.

user comment
 

latest article

  Iran Layak Disebut Negara Islam
  Qari Iran Raih Peringkat Terbaik di MTQ Internasional Malaysia
  Peringatan Hari Nakbah ke-69 Diwarnai Kericuhan
  Ulama Marja Taklid Serukan Rakyat Iran Berpartisipasi dalam Pemilu
  Pilpres Iran ke-12 Resmi Diadakan Hari ini
  Dunia Islam Harus Sadar, Rezim Saudi Berusaha Menghalangi Jalan Allah
  Menag Perintahkan Pimpinan PTKIN Cegah Faham Radikal Di Kampus
  Amalan Malam dan Siang Nisfu Sya'ban
  Ahok Divonis 2 Tahun Tahanan, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Putusan Majelis Hakim
  Ulama-ulama Islam Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman