Indonesian
Saturday 25th of February 2017
code: 81508
Ilhan Omar, Muslimah Pertama yang menjadi Anggota Legislatif di Minnesota AS

Ilhan Omar mencatatkan namanya sebagai muslimah pertama yang menjadi anggota parlemen di di negara bagian Minnesota Amerika Serikat pasca pengambilan sumpah selasa (3/1) di gedung Parlemen Minnesota.

Ilhan Omar adalah politisi muda yang masih berusia 33 tahun berdarah Somalia. Ia menjalani sumpah jabatan dengan cara Islam, sehingga dalam pengambilan sumpah jabatan para anggota parlemen Minnesota turut disertakan satu jilid kitab Al-Qur'an.

Ilhan Omar lahir pada tahun 1982 di Somalia. Anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ayahnya seorang guru. Terjadinya perang sipil di Somalia tahun 1991 membuatnya tinggal di kamp pengungsian selama 4 tahun di Kenya. Tahun 1995 ia dan keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia terkenal cerdas dan mampu meraih prestasi di sekolahnya. Ia menyelesaikan kuliahnya di North Dakota State University dan menyandang gelar sarjana ilmu politik dan studi hubungan internasional. Selama kuliah ia aktif dalam organisasi asosiasi muslim.

Pengalamannya menjadi relawan dan aktif dibanyak organisasi dibidang pendidikan, aksi sosial, isu lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan hak-hak asasi manusia mengantarkan dia mendapatkan tawaran untuk menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat-Petani-Buruh (DFL). Pada bulan November 2016, ia memenangkan pemilu legislatif dan menjadi legislator pertama perempuan Islam di Minnesota. Ia dilantik secara resmi pada 3 Januari 2017.

user comment
 

latest article

  Banyak Yang Bertanya, Apakah Bangsa Kita Masih Bersatu?
  Semua Negara Muslim Memikul Tanggung Jawab untuk Mendukung Palestina
  Politikus PKS Apresiasi Langkah Iran Mendukung Perjuangan Intifada Palestina
  Ribuan Warga AS Protes Kebijakan Imigrasi Donald Trump
  Pemerintah Harus Memikirkan Solusi untuk Penderitaan Masyarakat
  Pengakuan Mengejutkan Anggota ISIS yang Tertangkap Tentara Irak
  Kelompok Yahudi Anti Zionis Kecam Kedatangan PM Israel di Washington
  Gelombang Aksi Tuntut Pembebasan Syaikh Zakzaky Masih Terus Berlangsung di Nigeria
  Jemaah Masjid Quebec Korban Terorisme Dimakamkan, PM Kanada Menangis
  Komunitas Ahlul Bait London adakan Kampanye Bantu Masyarakat Miskin