Indonesian
Wednesday 23rd of August 2017
code: 81508
Ilhan Omar, Muslimah Pertama yang menjadi Anggota Legislatif di Minnesota AS

Ilhan Omar mencatatkan namanya sebagai muslimah pertama yang menjadi anggota parlemen di di negara bagian Minnesota Amerika Serikat pasca pengambilan sumpah selasa (3/1) di gedung Parlemen Minnesota.

Ilhan Omar adalah politisi muda yang masih berusia 33 tahun berdarah Somalia. Ia menjalani sumpah jabatan dengan cara Islam, sehingga dalam pengambilan sumpah jabatan para anggota parlemen Minnesota turut disertakan satu jilid kitab Al-Qur'an.

Ilhan Omar lahir pada tahun 1982 di Somalia. Anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ayahnya seorang guru. Terjadinya perang sipil di Somalia tahun 1991 membuatnya tinggal di kamp pengungsian selama 4 tahun di Kenya. Tahun 1995 ia dan keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia terkenal cerdas dan mampu meraih prestasi di sekolahnya. Ia menyelesaikan kuliahnya di North Dakota State University dan menyandang gelar sarjana ilmu politik dan studi hubungan internasional. Selama kuliah ia aktif dalam organisasi asosiasi muslim.

Pengalamannya menjadi relawan dan aktif dibanyak organisasi dibidang pendidikan, aksi sosial, isu lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan hak-hak asasi manusia mengantarkan dia mendapatkan tawaran untuk menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat-Petani-Buruh (DFL). Pada bulan November 2016, ia memenangkan pemilu legislatif dan menjadi legislator pertama perempuan Islam di Minnesota. Ia dilantik secara resmi pada 3 Januari 2017.

user comment
 

latest article

  Warga Australia Asal Indonesia Jadi Korban Serangan Teror di Barcelona
  PPI Hadhramaut Yaman Ajak Mahasiswa se-Indonesia Cari Solusi untuk Bangun kembali Kerukunan Bangsa
  Mesir Buka Perbatasan Gaza demi Muslim Palestina Bisa ke Mekkah
  2 Tentara Turki Tewas dalam Kontak Senjata dengan PKK
  Aneh Jika Umat Islam Menolak Keragaman
  Inilah Bukti Saudi Merapat ke Israel
  Militer Suriah Bebaskan al-Sukhnah dari Pendudukan Daesh
  Peringatan Al Azhar untuk Lebih Fokus pada Konspirasi Zionis
  Istri Pria yang Dibakar Massa Berharap Anaknya Bisa Belajar di Pesantren
  Kejahatan Terbaru Taliban, Bantai 60 Warga Syiah dan Culik 48 Gadis