Indonesian
Monday 22nd of April 2024
0
نفر 0

Ditolak ABI dan IJABI, Tokoh Syiah Intoleran Batal ke Indonesia

Menurut Kantor Berita ABNA, rencana kedatangan Syaikh Muhammad Tawhidi, warga imigran Irak yang saat ini memegang passport Australia ke Indonesia untuk menjadi pembicara dalam acara al-Ghadir di Jakarta menuai protes dan penolakan. Sosok ini dikenal banyak melakukan penghinaan terhadap tokoh-tokoh yang diagungkan kaum Muslimin. Oleh otoritas ulama Syiah di Iran ia di
Ditolak ABI dan IJABI, Tokoh Syiah Intoleran Batal ke Indonesia

Menurut Kantor Berita ABNA, rencana kedatangan Syaikh Muhammad Tawhidi, warga imigran Irak yang saat ini memegang passport Australia ke Indonesia untuk menjadi pembicara dalam acara al-Ghadir di Jakarta menuai protes dan penolakan. Sosok ini dikenal banyak melakukan penghinaan terhadap tokoh-tokoh yang diagungkan kaum Muslimin. Oleh otoritas ulama Syiah di Iran ia dikecam dan disebut sebagai oknum Syiah intoleran yang bekerja untuk kepentingan Zionis dan Amerika Serikat. Menurut Ormas Syiah Dewan Pimpinan Pusat Ahlul Bait Indonesia [DPP ABI] kedatangannya di Indonesia berpotensi menciderai persatuan kaum muslimin. Dalam pernyataan sikapnya, Ketua Umum DPP ABI, KH. Hasan Alaydrus menyatakan jika kegiatan yang menghadirkan oknum Syiah intoleran tersebut tetap terlaksana, ABI akan berlepas diri dari segala akibat yang ditimbulkan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Jamaah Ahlul Bait [PP IJABI] Syamsuddin Baharuddin, juga memiliki sikap yang sama. Dalam pernyataannya yang dikirim melalui media sosial menyebutkan, Pengurus IJABI Pusat [baik Dewan Syura maupun Dewan Tanfidziyah] memprotes keras dan menolak penyelenggaraan acara tersebut. Ditambahkannya, IJABI juga tidak terkait dengan siapapun penyelenggara kegiatan tersebut.

Berikut pernyataan sikap DPP ABI menyambut hari al-Ghadir sekaligus berisi penolakan terhadap rencana kedatangan Syaikh Muhammad Tawhidi ke Indonesia:

Bismillahirrahmanirrahim…

1. Dalam rangka menyambut hari Al-Ghadir, Ahlulbait Indonesia dari pusat hingga daerah yang mendedikasikan diri sebagai ormas terbuka, toleran, berjuang untuk persatuan serta persaudaraan seiman dan sebangsa dengan ini menyatakan:

2. Perayaan hari Al-Ghadir diyakini sebagai salah satu momentum meningkatkan kecintaan dan kepatuhan kepada Rasulullah Saw , dengan menjalankan seluruh isi khutbahnya, termasuk perintah menjadikan Amirul Mukminin, Ali bin Abi Thalib sebagai pengganti beliau. Sebaliknya, peristiwa ini bukan untuk menghina orang lain yang tidak berwilayah kepada Amirul Mukminin, Ali bin Abi Thalib yang justru menciderai keagungan hari itu sendiri.

3. Adapun informasi kedatangan seseorang bernama Syaikh Muhammad Tawhidi yang diduga sebagai oknum Syiah intoleran (takfiri) dari Australia ke Indonesia, maka Ahlulbait Indonesia menolak dengan keras kehadirannya di Indonesia.

4. Mengingat rekam jejak Shaikh Muhammad Tawhidi ini telah banyak melakukan penghinaan terhadap tokoh-tokoh yang diagungkan kaum muslimin, maka kehadirannya di Indonesia akan merusak upaya pendekatan antar mazhab dan perjuangan untuk mencapai persatuan kaum muslimin dalam menghadapi Zionisme.

5. Ahlulbait Indonesia meminta kepada pemerintah Republik Indonesia khususnya Kepolisian Republik Indonesia, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, dan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI untuk melarang dan mencegah kedatangannya demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Apabila kegiatan tersebut tetap terlaksana, maka Ahlulbait Indonesia berlepas diri dari segala akibat yang ditimbulkan.

Demikian surat pernyataan sekaligus himbauan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Jakarta, 30 September 2015/16 Dzulhijjah 1436 H

KH. Hassan Alaydrus

Ketua Umum DPP Ahlulbait Indonesia

Disebutkan, Syaikh al Tawhidi berencana ke Indonesia untuk menjadi pembicara tunggal pada acara al Ghadir di Jakarta pada 2-4 Oktober 2015. Dengan adanya penolakan keras dari dua ormas besar Muslim Syiah di Indonesia tersebut, oleh panitia penyelenggaraa sebagaimana diumumkan di media sosial dikatakan, acara tersebut dibatalkan. 


source : abna24
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Tetap Mengingat Allah Walau ditengah-tengah Pasar
Efek Dahsyat dari Meyakini Hari Akhir
Takfiri dan Penghancuran Pemakaman Baqi
Apakah Sunnah dapat menasakh al-Qur’an?
Mengenal Sifat Kibr (sombong)
Kisah Ushul Kafi: Akibat Buruk Berharap dari Selain Allah
Yazid dalam Timbangan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Persamaan Perempuan dan Laki-laki Dalam Perspektif Islam (Bag. 1)
Distrisubi Buku dengan Topik Kebangkitan Imam Husein (As) di Pelbagai Negara
Menjalani Hidup dengan Iman

 
user comment