Indonesian
Saturday 10th of June 2023
0
نفر 0

Ghadir adalah Mata Air Wilayatul Faqih

Ghadir adalah Mata Air Wilayatul Faqih

 

Ketua Dewan Syura Majma Jahani Ahlul Bait Ayatullah Muhsin Mujtahid Shabstari, mengenai penyelenggaraan konferensi internasional Ghadir yang akan diselenggarakan oleh Majma Jahani Ahlul Bait mulai Selasa besok (9/10) mengatakan, "Hal yang terpenting dari masyarakat Islam adalah kepemimpinan Ilahi. Karena itu Hari Ghadir Khum ditetapkan sebagai Hari Raya terbesar dalam Islam yang didalamnya ditetapkan kewilayahan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as oleh Rasulullah Saw melalui perantaraan wahyu Ilahi. Allah SWT berfirman dalam al-Qur'an, Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Yang maksudnya bahwa pada hari ini agama yang diperuntukkan untukmu telah Aku sempurnakan adalah agama Islam akan menjadi agama yang kurang sempurna tanpa keberadaan wilayah Amirul Mukminin dan putra-putranya."

Dalam lanjutan ceramahnya beliau mengatakan, "Jika kepemimpinan Imam Ali as melalui penetapan Rasulullah Saw di Ghadir Khum diterima oleh seluruh kaum muslimin saat itu, maka sesungguhnya perpecahan dan perselisihan yang mencoreng sejarah umat Islam tidak akan pernah kita saksikan. Bahkan sampai saat ini, Zionis tidak akan mudah melakukan penghinaan terhadap nabi Muhammad Saw dan melakukan penguasaan dan penjajahan di bumi Palestina."

Wakil Wali Faqih untuk Provinsi Azarbaijan Timur dan Imam Jum'at Tabriz tersebut selanjutnya menyatakan, "Perayaan hari Ghadir adalah diantara perayaan terpenting bagi kaum muslimin, yang tahun demi tahun harus terus disemarakkan hingga kaum muslimin seluruh dunia menjadi tahu mengenai hakikat wilayatul faqih yang merupakan buah dari hari Ghadir ini."

"Semua kaum muslimin sudah semestinya memberikan perhatian penuh pada hari besar tersebut dan berusaha untuk memahami urgensinya, dan kita berharap agar masyarakat Islam sebagaimana tahun-tahun sebelumnya tetap menyemarakkan dan mengagungkan perayaan hari besar keagamaan ini." Tegasnya.

Mengenai penyelenggaraan "Konferensi Internasional Hari Ghadir" beliau menyatakan, "Dalam konferensi internasional Hari Ghadir adalah kelaziman untuk menyampaikan wilayah Amirul Mukminin as secara ilmiah berdasarkan argumentasi akal dan nash, sehingga perbedaan antara kaum muslimin bisa diminimalkan. Pengkajian Wilayah Amirul Mukminin as secara ilmiah berdasarkan argumentasi akal dan nash dapat membuat saudara muslim Sunni bisa memahami kemunculan dan kehadiran Syiah sebagai sebuah mazhab. Kita tidak berharap mereka menjadi syiah dengan argumentasi yang diberikan, namun setidaknya perbedaan dan perselisihan yang terjadi selama berabad-abad bisa diminimalisir dan melalui keberkahaan hari Ghadir insya Allah persatuan kaum muslimin bisa diwujudkan."

Konferensi Internasional Ghadir akan dilangsungkan dengan tujuan untuk menyingkap sejarah hari Ghadir yang akan dihadiri oleh ulama dan cendekiawan Islam dari berbagai mazhab. Konferensi tersebut direncanakan berlangsung tanggal 9 Oktober 2012  di Universitas Imam Shadiq Teheran atas kerjasama Majma Jahani Ahlul Bait dengan Universitas Imam Shadiq.


source : www.abna.ir
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Maktam Refleksi Pengagungan Syiar Ilahi
Bom Bunuh Diri Targetkan Jamaah Syiah Saat Shalat Jum’at
Indosiar Klarifikasi Berita Muslim Iran Wukuf di Arafah
Produk Perhiasan Indonesia Diminati Pengunjung Mineralien Hamburg 2016
Ajaran Syiah, menurut MUI, tidak dilarang di Indonesia
Saudi dan Israel Gencar Mengadu Domba Sunni – Syiah, Termasuk di Indonesia
Ketika Farideh Mostafavi, Putri Kedua Imam Khomeini Bercerita Tentang Ayahnya
Pidato Lengkap Imam Khamenei dalam Pertemuan dengan Peserta Kongres Antar Parlemen ...
Universitas Inggris Kaji Sentimen Anti-Islam
Suasana Malam Hari Masjidil Haram Tampak dari Atas

 
user comment